Kamis, 15 Desember 2011

MENGENDALIKAN LALAT BUAH

Lalat buah pada tanaman cabe,memang menjadi salah satu hama penting,hal ini disebabkan apabila datang suatu serangan,efeknya bisa merusak 80-90 % buah sehingga petani gagal panen.  Hal ini
tidak  bisa dianggap sepele, karena pada umumnya setiap cabe membesar dan memerah,buah sudah terisi telur dan kemudian menetas jadi larva ulat. Hal yang membuat resah petani adalah,hingga saat ini,belum ada INSEKTISIDA baik yang berbahan kimia ataupun alami yang dapat mematikan baik IMAGO (serangga dewasa),maupun ulat/larvanya (karena berada di dalam buah).  Petani biasanya "kecolongan",karena tiba-tiba,buah cabenya sudah berlubang,dan secara otomatis,buahnya sudah tidak laku lagi dipasaran.

Lalat buah biasanya menusuk buah dengan alat peletak telur dan  menembus kulit buah kemudian meletakkan telurnya.Masa/ periode telur sekitar,1-20 hari. Larva (ulat) berwarna putih ke kuningan memakan/merusak daging buah cabe dan  di ikuti biasanya dengan masuknya bakteri dan jamur sehingga buah cabai mengalami pembusukan . Buah yang telah terserang akan  rontok dan jatuh di tanah. Sedangkan Periode ulat 6-35 hari, selanjutnya larva (ulat) akan jatuh ke tanah dan masuk pada periode pupa/kepompong  (10-12 hari). Imago (Serangga Dewasa) dapat bermigrasi  berpindah tempat,sejauh 5-100 km, kita bisa bayangkan betapa jauhnya daya jelajah dari hama ini. Oleh karena itu,penyimpan Sex feromont,didalam lokasi pertanaman cabe,bisa menarik serangga yang jauh untuk mendekat pada pertanaman yang dipasang Metyl euganol tersebut.

Berikut ini kami tampilkan,hasil aplikasi  yang telah dilakukan oleh salah satu petani binaan KEMBANG LANGIT di Tasikmalaya.  Pada saat foto terakhir ini diambil,hasil tanaman sudah 6 kali dipetik,sekitar 1 kg pertanaman

 A.1.Pada saat tanaman panen ke -3,hasil melimpah....
 A.2. Daun lebar-lebar,dan tebal tetapi lentur.
 A.3. Buah mengkilat,padat berisi, dan kadar air rendah.  Hal ini sebenarnya merupakan salah satu targat kami dalam mengendalikan serangan hama LALAT BUAH.  Apabila anda mengamati dan  memperhatikan secara seksama,ternyata  buah  cabe yang tipis dan kadar airnya tinggi,sebenarnya sangat rentan terkena serangan hama LALAT BUAH ,sedangkan buah yang kondisinya KULIT BUAH TEBAL,PADAT ,BERISI DAN KADAR AIR RENDAH pada umumnya lebih tahan terhadap serangan hama lalat ini.
A.4. Kondisi ini,kita dapatkan dengan cara ,mempola pemberian pupuk yang mengandung NITROGEN ,secara hati-hari dan sesedikit mungkin.  Sedangkan yang kami sarankan adalah dengan pemberian pupuk organik yang telah matang dan pupuk lain yang tidak mengandung kadar NITROGEN.
A.5. Selain itu,kami berupaya agar buah cabe tebal kulit buahnya.  (Hal ini,tidak kami uraikan dalam blog ini,karena sifatnya sangat tehnis,dan dosis anjurannya sangat fluktuatif,dan dipengaruhi oleh kondisi tanaman pada saat akan diaplikasikan)
Panen melimpah,petani senang,kami pun ikut senang.
B.1. Tinggi tanaman sudah,setinggi pemiliknya...P. Hakim Singaparna (Tasikmalaya)
B.2.  Seperti biasa ,"rumus" kami Upaya pertama adalah mengendalikan hama keriting daun,terlebih dahulu,hal ini penting karena pada saat ini,masalah keriting daun,menjadi hal yang menakutkan.
B.3. Terkadang tanaman masih kecil,sudah terserang masalah keriting daun ini.  
B.4. Upaya menanggulangi keriting daun,dapat diatasi.  Hal ini dicirikan dengan suburnya tanaman cabe dan tunas-tunas terus berkembang.
 B.5. Hal yang kami lakukan, untuk mengatasi keriting daun ini adalah dengan menyemprotkan PROTEK-tan. Dalam hal ini PROTEK-tan berfungsi sebagai insektisida untuk "menolak", hinggapnya hama trips dan tungau, selain itu berfungsi pula untuk mensuplai nutrisi daun yang telah diisap oleh hama tersebut.
B.6. Hasilnya seperti tampak pada foto diatas, daun tanaman cabe,tampak biru segar,tebal dan sehat.  Pola pengecoran pun kami atur betul,pemberian pupuk PROTEK-tan ,PUPUK CAS dan pupuk organik yang telah dimatangkan terlebih dahulu,sangat berperan dalam upaya mendapatkan kondisi tanaman yang sehat.
B.7. Mengkondisikan agar tanaman tidak terserang hama trips dan tungau,sangat penting dalam upaya menghindarkan dari serangan hama LALAT BUAH.  Ini jelas menurut hasil penelitian kami,karena apabila kita kurang tepat dalam mengelola pengendalian hama keriting daun,akibatnya tanaman ' kebablasan' dan rapuh sehingga mudah terserang LALAT BUAH.
B.8. Konsep kami,KEMBANG LANGIT,dalam mengendalikan suatu permasalahan baik itu masalah hama ataupun masalah penyakit,saling berhubungan satu sama lain,tidak bisa dipisah-pisahkan.  Terutama  pada pola pemberian pupuk/makanan untuk tanaman,pada saat tanaman terjadi masalah keriting daun,hal yang pertama dilakukan oleh petani biasanya adalah pemberian insektisida atau akarisida, dan juga pemberian PUPUK DAUN ATAU PUPUK SUSULAN berupa pupuk KIMIA.  Maksud  dari pemberian pupuk ini,memang tidak salah,tetapi   karena pada umumnya petani "panik" ,mendorong pemberian pupuk kimia tersebut diperbanyak,akibatnya buah cabe menjadi menipis dan rapuh.  Ingat ,Rumus "TEORI BALON KARET DI ISI GAS NITROGEN",membesar tapi menipis. Inilah yang terjadi pada buah cabe,TIPIS NYA KULIT BUAH.
 Selain upaya menghindari menipisnya kulit buah cabe,tehnik lain untuk mengendaliakn hama lalat buah adalah dengan umpan berperangkap.  Hanya yang agak berbeda dengan tehnik yang biasa dilakukan petani kebanyakan,Kami justru menyarankan meletakkan Metyl euganol/atraktan diluar lokasi penanaman cabe,diletakkan sekitar 10 meter dari tanaman cabe. Hal ini agak berbeda dengan tehnik yang selama ini,dilakukan petani,dengan meletakkan Metyl Euganol di tengah-tengah pertanaman cabe.
  Langkah lainnya untuk mengendalikan hama LALAT BUAH ini adalah dengan penyemprotan INSEKTISIDA ALAMI, PESNATOR yang cara kerjanya,mengkondisikan agar LALAT BAUH tidak senang dan tidak mau makan/ANTIFEEDEN,dan tidak ,pula mau meletakkan TELURNYA.  Hal ini dianggap penting karena pada umumnya,LALAT BUAH,tidak mati apabila,disemprot insektisida kimia,jadi langkah yang diambil adalah membuat LALAT BUAH ,tidak mau hinggap makan dan meletakkan telurnya pada tanaman /buah cabe.


 Apabila kita memperhatikan waktu keaktifan, Lalat buah aktif terbang pada jam 06.00-09.00 pagi atau sore hari jam 15.00-18.00, oleh karena itu kami menyarankan penyemprotan lalat buah dengan menggunakan PESNATOR,dilakukan pada waktu-waktu tersebut.


 PT. KEMBANG LANGIT

(JL. RAYA TUTUGAN ,HARUMAN,KEC LELES,KAB.GARUT,JAWA BARAT)

  Bagi anda yang berminat menjadi  
CABANG  KLINIK PERTANIAN ORGANIK ,diseluruh Indonesia
Silahkan menghubungi  Kami di 0262 245 8068 atau
ke Bpk. RUSLI  GUNAWAN no telp 0813 2321 8330-0877 2452 8795
untuk  tehnis bisa kontak ke Ir. Jauharman 0812 2293 2134-0877 2472 2904

CABANG KLINIK PERTANIAN ORGANIK kami di Daerah
 Tasikmalaya Jawa Barat:  Bp. Ajengan Karom(Singaparna)  0853 2335 5166 dan 
Bp Itan (Cisayong)      0813 1264 4922
Aceh : Bp. Syafii  0852  6213 3073
Payakumbuh,Sumatera Barat : Sdr. Tommy H.  0852 6364 0072
Batam : Ir. Misbah K. Marbun 0778-7201-705 atau ke 0821 7120 3073
Bolaang Mongondow,Sulawesi Utara : Bp.Bripka  Harry C.  0852 4036 0626
Samarinda,Kalimantan Timur :  Bp.M.A. Darajat S.T.  0813 2387  7197  dan
Bp. S.W. Purnama S.E.  0813  2021 4488


Tidak ada komentar:

Posting Komentar