Rabu, 19 Oktober 2011

MENGENDALIKAN VIRUS KUNING pada Cabe

Masalah keriting daun benar benar sudah menjadi,masalah utama pada budidaya tanaman cabe.
Informasi yang masuk baik lewat email maupun via telpon ,hampir setiap hari kami terima.
Ada satu hal yang membuat kami tertegun mendengar alasan petani yang menyebabkan kondisi tanamannya,keriting adalah karena kondisi ALAM .  Kita hendaknya secara bijak,untuk tidak langsung memvonis,bahwa keriting daun adalah akibat ANGIN YANG KENCANG atau akibat PANAS YANG TERLALU TERIK.  Untuk bisa SURVIVAL,dalam kondisi alam yang ekstrim ini,kita hendaknya ber SAHABAT dengan ALAM,jangan justru selalu menyalahkan ALAM.  Bisa- bisa yang PUNYA ALAM,MARAH...lho...
Kita diberi akal dan pikiran justru hendaknya kita gunakan untuk berupaya agar dapat BERTAHAN HIDUP .  Demikian pula dalam tehnik bercocok tanam cabe,kita hendaknya mengerti betul apa yang diperlukan tanaman.  Dalam artian,jangan sampai tanaman sedang tidak perlu makanan tertentu malah kita berikan,dan yang diperlukan malah tidak diberikan.
Sebagai contoh pada saat musim kemarau,seperti saat ini,sebenarnya tanaman tidak terlalu memerlukan NITROGEN TINGGI,tetapi  oleh kita malahan diberikan dalam bentuk ditabur atau dengan di corkan. Seandainya tanaman bisa berbicara,pastinya tanaman akan PROTES. Pada saat panas begini,sebenarnya tanaman memerlukan MAKANAN "PENDINGIN" tetapi yang berasal dari bahan alami,tetapi pernahkan anda memberikannya?
Berikut ini kami tampilkan kembali,hasil uji aplikasi kami yang dilakukan ditempat yang kami sendiri belum pernah menginjaknya, PAYAKUMBUH,PADANG SUMATERA BARAT.
Aplikasi ini dilakukan oleh seorang putra daerah,yang masih Kuliah semester AKHIR,di INSTITUT TEHNOLOGI PADANG ,JURUSAN TEHNIK INFORMATIKA,yang sebelumnya belum pernah bertani cabe.  Budidaya cabe ini dilakukan mengisi waktu di sela-sela persiapan PENULISAN SKRIPSI.  Jadi dalam hal ini kami mau menegaskan,bahwa BANG TOMMY ini,merupakan PETANI PEMULA...BANGGG..GET...
Ada satu hal yang membuat kami,turut berbangga ternyata saat ini,sudah ada "MASTER",cabe KOPAY (jenis cabe lokal padang) yang mengajak kerjasama dengan bang Tommy,tentunya setelah melihat hasil perkembangan tanamannya.  Ya...walaupun,perjalanan masih jauh,tapi setidaknya,hasil yang telah dicapai di PAYAKUMBUH ini,tentunya makin memotivasi kami untuk lebih reaktif dalam mengembangkan tehnik tehnik budidaya cabe secara ALAMI dan tidak ikut-ikutan latah dan langsung menyalahkan bahwa tanaman cabe  keriting daun adalah akibat KONDISI ALAM...Setidaknya kita berupaya dulu,memberikan apa yang diperlukan tanaman dalam kondisi ALAM EKSTRIM ,seperti saat ini .

KONDISI TANAMAN SEBELUM PERLAKUAN
 A.1.Kami tampilkan kembali hasil-hasil pengamatan sebelum perlakuan,yang belum sempat kami tampilkan pada blog yang lalu.Foto tanaman ini diambil pada tanggal 25 September 2011 (A.1-A.5)
 A.2.Tampak tanaman telah terkena virus Gemini/Virus Kuning,yang sangat parah
 A.3.Gejala/ciri dari serangan virus ini adalah sebagai berikut: Seperti terlihat diatas, daun keriting kecil-kecil,menguning dan pucat. Tanaman kerdil  dan pada umumnya bunga dan buah rontok.
 A.4.Penyebab virus ini adalah Kelompok/Genus BEGOMOVIRUS ( BEAN GOLDEN MOSAIC VIRUS),Famili Geminiviridae.
A.5.Virus ditularkan oleh KUTU KEBUL(Bemisia tabaci),Trips dan Tungau.
Penularan dilakukan secara Persisten artinya selama hidupnya virus terkandung didalam tubuh hama tersebut.

KONDISI TANAMAN SETELAH PERLAKUAN PROTEK-tan, PESNATOR, POCAniL dan CAS
B.1.Bagaimana mengendalikannya Virus tersebut?
B.2.Foto - foto dari B.1 s.d B.13. Merupakan hasil -hasil setelah 3 minggu aplikasi.
B.3. Secara sekilas bisa kita lihat perkembangan tanaman,saat ini. Gambar diambil tanggal 17 Oktober 2011.
B.4. Walaupun hasil uji terap ini masih berlangsung,setidaknya hingga saat ini,tanda - tanda pulihnya tanaman , mulai terlihat.
B.5.Tunas - tunas tanaman terlihat segar bugar. Adapun tehnik yang kami kembangkan untuk mengatasi masalah HAMA DAN PENYAKIT ini adalah,sbb:
B.6.Serangga Hama,YANG MERUPAKAN VEKTOR/perantara,menularnya PENYAKIT VIRUS, seperti KUTU KEBUL kami atasi dengan PESNATOR.
B.7.Sedangkan Serangga hama vektor virus lainnya yaitu TRIPS DAN TUNGAU kami atasi dengan PROTEK-tan (secara disemprot dan di corkan)
B.8.Hama- hama tersebut,secara sungguh -sungguh harus kita waspadai,sebab melalui isapan STYLET/"MONCONGNYA",tanaman yang sehat akan tertular dari tanaman yang sakit.
 
 B.9.Proses penularanVirus kuning.  Hama menghisap cairan tanaman cabai yang terkena virus kuning,kemudian hama tersebut hinggap pada tanaman cabai yang sehat dan mengeluarkan lendir yang sudah terkontaminasi virus kuning.Virus kemudian menyebar pada tanaman cabai yang sehat.  Virus yang berbentuk Gen dapat merusak jaringan tanaman yang berupa kromosom atau  RNA/DNA,JADI VIRUS KUNING TERSEBUT MENGHENTIKAN KERJA GEN KROMOSOM KLOROFIL TANAMAN,yang berupa asam amino.  Sehingga tanaman tersebut dikuasai oleh Gen Virus kuning/Gemini.
B.10. Akhirnya tanaman dipenuhi oleh gen- gen Virus.
B.11.Tehnik pengendalian Virus yang sederhana adalah sebagai berikut.  Dalam kehidupan sehari hari sudah kita ketahui, bahwa penyakit yang disebabkan oleh Virus,seperti Virus  Influensa dan Virus HIV,belum ada obatnya/belum bisa mematikan virusnya,yang bisa dilakukan adalah mengupayakan agar perkembangan virus bisa terhambat/tidak laju terlalu cepat.
B.12.Sebagai pembanding bisa kita perhatikan contoh berikut ini. Orang yang kesehatannya Fit pada umumnya,lebih tahan terhadap serangan Virus influensa. Demikian juga tanaman yang Sehat pada umumnya lebih tahan terhadap serangan penyakit Virus. Tetapi ada suatu pola makan yang kurang tepat  yang biasanya menyebabkan kondisi kesehatan DROP,diantaranya MINUM AIR ES,DALAM KONDISI DEMIKIAN,BIASA NYA KITA GAMPANG SEKALI TERKENA SERANGAN VIRUS INFLUENSA.  HAL INI JUGA TERJADI PADA TANAMAN. PEMBERIAN PUPUK KIMIA YANG MENGANDUNG NITROGEN TINGGI YANG RASANYA DINGIN ,SEPERTI AIR ES,AKIBATNYA TANAMAN MUDAH TERKENA SERANGAN VIRUS KUNING/KERITING.  OK...
B.13.Nah... satu lagi penyakit yang kita tegaskan bahwa pemberian makanan yang bersumber dari makanan dan obat yang ALAMI,ternyata bisa mencegah dan mengatasi penyakit VIRUS...
Inilah yang kami lakukan,pada uji aplikasi kali ini,tampak pada kondisi awal tanaman terkena keriting daun dan adanya serangan Virus kuning,dan secara berangsur pulih dengan perlakuan/pemberian makanan SEHAT,bukan dari makanan kimia. Bagaimana teman ? 

Gambar kami ambil dari mitra kami,bang Tommy , solusipetanicabe.blogspot.com ,dari Padang ,Sumbar 


 PT. KEMBANG LANGIT

(JL. RAYA TUTUGAN ,HARUMAN,KEC LELES,KAB.GARUT,JAWA BARAT)

  Bagi anda yang berminat menjadi  
CABANG  KLINIK PERTANIAN ORGANIK ,diseluruh Indonesia
Silahkan menghubungi  Kami di 0262 245 8068 atau
ke Bpk. RUSLI  GUNAWAN no telp 0813 2321 8330-0877 2452 8795
untuk  tehnis bisa kontak ke Ir. Jauharman 0812 2293 2134-0877 2472 2904

CABANG KLINIK PERTANIAN ORGANIK kami di Daerah
Singaparna , Tasikmalaya Jawa Barat:  Bp. Ajengan Karom  0853 2335 5166
Aceh : Bp. Syafii  0852  6213 3073
Payakumbuh,Sumatera Barat : Sdr. Tommy H.  0852 6364 0072
Batam : Ir. Misbah K. Marbun 0778-7201-705 atau ke 0821 7120 3073
Bolaang Mongondow,Sulawesi Utara : Bp.Bripka  Harry C.  0852 4036 0626
Samarinda,Kalimantan Timur :  Bp.M.A. Darajat S.T.  0813 2387  7197  dan
Bp. S.W. Purnama S.E.  0813  2021 4488
Banyuwangi, Jatim  Bp. Ir. Idris 0852 2199 3888

Selasa, 18 Oktober 2011

KERITING DAUN PADA CABE,TERATASI.....

Pada pertengahan bulan oktober ini,kami kembali menampilkan hasil uji aplikasi kami di lapangan
Hasilnya sebagaimana tampak pada foto/gambar- gambar berikut ini
Kami berupaya fair dan mengungkapkan apa adanya,sesuai hasil yang terjadi dilapangan...
Kami bersyukur,dari hasil yang kami capai , saat ini.   Tanaman Cabe yang kami kelola bertahan dalam kondisi sulit seperti saat ini.  Berdasarkan pemantauan tim kami di lapangan, adalah ... Sebagian besar tunas- tunas tanaman cabe TERBAKAR...Menurut Analisa kami hal ini terjadi karena, kondisi cuaca yang sangat panas,ditambah lagi dengan pemberian INSEKTISIDA yang bersifat terlalu keras/PANAS,plus PEMBERIAN PUPUK KIMIA YANG BERSIFAT "ADEM" TETAPI SEBENARNYA PANAS,SEMAKIN MEMPERCEPAT TERJADINYA "GOSONG' pada tanaman cabe.   Harga cabe memang beranjak naik,yang biasanya dibawah 5 ribu rupiah, semenjak awal oktober ini,harga cabe kisaran Rp 15 rb s.d Rp 20 rb. Namun sayang, petani pada saat ini sedikit sekali yang mempunyai tanaman cabe yang SEHAT.
Kami mensyukuri karena tanaman petani bianaan kami,tidak sampai HANGUS,dan bahkan  cabe nya  sudah di petik/panen.  Untuk masalah keriting daun,sudah berhasil diatasi tetapi Memang ada sedikit kendala yaitu adanya serangan ulat pada buah (tapi bukan Lalat Buah).
Seperti biasa sambil mengulas apa yang terjadi,kami tampilkan hasil-hasil foto ,uji terap kami.
Agar kami tidak termasuk pada golongan, KOMENTATOR tho !!!
A.1. Foto awal tanam
A.2. Pengamatan selanjutnya..., pengamatan pada bulan September sudah kami tampilkan dan sudah kami bahas dibagian  blog kami yang lalu.
A.3. Pada pertengahan bulan oktober ini,cabe sudah panen dan hasilnya cukup memuaskan apabila dibandingkan dengan tanaman milik petani lain,pada lokasi sekitarnya.
A.4. Buah cabe dan buah tomat,lumayan lebat,untuk ukuran sekarang.
Pada saat ini,di daerah kami sedang kemarau,namun turunnya hujan pada  hari Sabtu ,tanggal 8 Oktober dan Senin ,tanggal 10 Oktober,menyebabkan tanaman "kaget". Pada saat terik/ panas,langsung "mandi"  ,yang terjadi adalah tanaman "jatuh sakit". Tunas - tunas tanaman banyak yang langsung mengering.  Ibarat seperti pada manusia,apabila kondisi cukup FIT, kemudian terkena hujan,yang terjadi pada umumnya yaa... paling masuk angin dikit,tetapi apabila kondisi kurang stabil,kemudian terkena hujan,yang terjadi biasanya kondisi tubuh langsung DROP
A.5. Kondisi yang Prima,bisa didapat apabila kita rajin mengkonsumsi makanan -makanan yang bersifat alami.  Sebagai contoh bisa kita umpamakan seseorang yang rutin menkonsumsi makanan tambahan STMJ (SUSU TELUR MADU JAHE),yang merupakan makanan ALAMI,dibandingkan mengkonsumsi suplemen MINUMAN BERENERGI,yang mengandung KIMIA,menurut anda,mana kira -kiranya yang kondisi staminanya lebih FIT? Anda sendiri yang dapat menjawabnya. Nah kondisi ini kurang lebih ,berlaku juga pada tanaman.  Cabe yang secara rutin kita beri makanan yang ALAMI,cenderung lebih sehat dibandingkan dengan yang diberi makanan/pupuk KIMIA.
A.6.Tanaman lebih tahan serangan HAMA DAN PENYAKIT,MUDAH PERAWATANNYA DAN BIAYA YANG DIKELUARKAN TIDAK TERLALU MAHAL.
A.7.Dalam hal ini,yang kami berikan adalah makanan alami,berupa PROTEK-tan yang secara rutin di semprotkan dan di CORKAN
A.8.Selain itu untuk pengendalian hama ULAT dan Lalat buahnya kami menggunakan insektisida alami, PESNATOR. Walaupun ,untuk hama ulat belum sepenuhnya dapat ditanggulangi. Kenapa hal ini terjadi?
B.1.Pada gambar-gambar B.1 s.d B.3. Kami tampilkan suatu FENOMENA baru dalam dunia "PERCABAIAN".  Kami menyebutnya baru karena hal ini,membuat kami geleng-geleng kepala.
Larva ulat yang selama ini hanya menyerang buah TOMAT,Heliotis armigera,sekarang ini LARVA ULAT MASUK PADA BUAH CABE...
B.2.  Selama ini larva ulat yang menyerang buah cabe,adalah larva LALAT BUAH (Dacus dorsalis). Bisa anda lihat sendiri ulat- ulat ini ukurannya lebih besar dari pada larva LALAT BUAH, larva LALAT BUAH ukurannya lebih kecil dan berwarna putih.

B.3.Ukurannya yang super JUMBO,identik dengan Heliotis/Helicoverpa armigera larva instar II.
Selama ini yang kami ketahui hama ini,tanaman inang nya antara lain:Tomat,kapas,kacang kedelai ,jagung gandum dan tembakau. Belum pernah kami temukan masuk kedalam buah cabe. Memang hama Heliotis armigera merupakan hama polypag (mempunyai banyak tanaman inang),tetapi kalau sampai menyerang cabe,sungguh mengherankan...
Dugaan/asumsi  awal yang paling mungkin terhadap gejala "migrasi" ini adalah,karena tanaman cabe yang di tumpang sarikan dengan TOMAT,menyebabkan larva ulat tersebut pindah ,masuk,bersembunyi sambil dengan lahapnya menghabiskan biji-biji cabe dari dalam.
Ada satu hal lagi yang membuat kami terheran-heran,selain disemprotkan PESNATOR yang di campurkan INSEKTISIDA KIMIA,hama ini cukup BANDEL. Saking bandelnya,suatu waktu,petani kami mencelupkan ULAT TERSEBUT KEDALAM LARUTAN MURNI,INSEKTISDA KIMIA (yang harga nya saat ini ,THE BEST PRICE)TANPA DICAMPUR SEDIKIT PUN DENGAN AIR,TERNYATA HAMA TERSEBUT...BERLENGGANG  KAKI,BERTAHAN HIDUP DAN
PERGI BERLALU...GEJALA APA INI TEMAN?
Disatu sisi kami bersyukur,dapat mengendalikan hama TRIPS PENYEBAB KERITING DAUN dan LALAT BUAH ,tetapi adanya gejala/ fenomena baru ini,justru lebih memacu TIM KAMI (terutama bagian R & D),untuk lebih kreatif dalam berinovasi mengembangkan TEHNOLOGI PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT ,BERBASIS ORGANIK.


 PT. KEMBANG LANGIT

(JL. RAYA TUTUGAN ,HARUMAN,KEC LELES,KAB.GARUT,JAWA BARAT)

  Bagi anda yang berminat menjadi  
CABANG  KLINIK PERTANIAN ORGANIK ,diseluruh Indonesia
Silahkan menghubungi  Kami di 0262 245 8068 atau
ke Bpk. RUSLI  GUNAWAN no telp 0813 2321 8330-0877 2452 8795
untuk  tehnis bisa kontak ke Ir. Jauharman 0812 2293 2134-0877 2472 2904

CABANG KLINIK PERTANIAN ORGANIK kami di Daerah
Singaparna , Tasikmalaya Jawa Barat:  Bp. Ajengan Karom  0853 2335 5166
Medan, Sumatera Utara : Bp. Mulyono  0852 9725 3737  dan
Bp. Herianto  0852 6051 5861
Aceh : Bp. Syafii  0852  6213 3073
Payakumbuh,Sumatera Barat : Sdr. Tommy H.  0852 6364 0072
Batam : Ir. Misbah K. Marbun 0778-7201-705 atau ke 0821 7120 3073
Bolaang Mongondow,Sulawesi Utara : Bp.Bripka  Harry C.  0852 4036 0626
Samarinda,Kalimantan Timur :  Bp.M.A. Darajat S.T.  0813 2387  7197  dan
Bp. S.W. Purnama S.E.  0813  2021 4488
Banyuwangi, Jatim  Bp. Ir. Idris 0852 2199 3888

Selasa, 11 Oktober 2011

Pengendalian hama Trips , Tungau dan Kutu Kebul sebagai VEKTOR VIRUS KUNING/GEMINI,di Payakumbuh ,Padang Sumatera Barat

Pada kesempatan ini kami tampilkan kembali hasil aplikasi PROTEK-tan dan PESNATOR  yang kami dapatkan dari salah seorang  mitra kami dari daerah SUMATERA BARAT
A.1. Kondisi awal tanaman yang diambil pada tanggal 25 September 2011 sangat memprihatinkan
Pada saat itu, mitra kami tersebut melaporkan dan mengirimkan foto tanamannya
A.2. Kondisinya sudah parah,sebagaimana terlihat pada foto-foto A.1 s.d A.7
A.3.Pada saat ini,tanaman masih menggunakan beberapa produk kimia,baik itu dari pupuk daun,ZPT (made in Jepang), 2 jenis Insektisida untuk ulat dan untuk trips ditambah satu jenis Fungisida (maaf,kami tidak menyebutkan merk nya) (Pestisida buatan EROPA)
A.4. Varietas yang digunakan jenis lokal, KOPAY
Tanaman tampak sudah terkena keriting daun akibat terisap oleh Trips,Tungau dan diperparah oleh tertularnya penyakit akibat VIRUS GEMINI/ KUNING
A.5.Ini realita teman... inilah hasil aplikasi dari PESTISIDA KIMIA...SECARA MURNI
A.6.Apalagi kondisi tanaman ini,selain keriting juga tampak terserang  Virus gemini/kuning..
A.7.Kondisi tanaman ini lebih parah lagi,tunas-tunas sudah tidak memperlihatkan tanda akan tumbuh tunas baru
Berikutnya dibawah ini kami,tampilkan hasil aplikasi setelah 2 minggu...
B.1. Setalah 4 kali aplikasi, PROTEK-tan, dan PESNATOR.Kondisi tanaman sudah memperlihatkan tanda -tanda mulai pulih(bisa dibandingkan dengan kondisi awal, A.1)
B.2.Gambar B.1 s.d B.6. diterima tanggal 9 Oktober 2011,kurang lebih 2 minggu dari foto -foto awal .  Kami memang menyarankan dalam kondisi demikian,penyemprotan PROTEK-tan dan PESNATOR dilakukan seminggu 2 kali.  Hal ini dilakukan untuk mempercepat pulih nya tanaman
( perbandingan dengan sebelum aplikasi A.2)
B.3.Selain penyemprotan,kami juga sangat menyarankan agar dilakukan pengecoran dengan interval,yang agak rapat (dalam 2 minggu ini dilakukan pengecoran PROTEK-tan ,dan PUPUK CAS) sebanyak 3 kali
B.4.Kami menyarankan memanfaatkan "sisa -sisa" dari PUPUK DAN PESTISIDA KIMIA,yang sudah terlanjur dibeli. Itupun dengan dosis yang rendah 1/3 (sepertiga) dari dosis anjuran
B.5.Hasilnya seperti yang terlihat diatas ini,daun tampah hijau segar kebiru- biruan,tunas berkembang lagi bahkan sudah ada yang berbuah yang panjang nya sekitar 11 cm. Usia tanaman baru 39 hari
B.6. Dalam hal ini juga kami ingin mengungkapkan,kami tidak "alergi" dengan Pupuk dan Pestisida KIMIA,hanya dalam penggunaannya saja yang dibatasi. Termasuk untuk pengecoran, kami menggunakan kombinasi pupuk kimia (ada 3 jenis ) dengan dosis yang sangat rendah,hanya total 2 kg/200 liter air.
Gambar/Foto tanaman kami Copy Paste dari Blog mitra kami, Bang Tommy
solusipetanicabe.blogspot.com
Semoga tanaman nya berhasil,Bang Tommy...Sukses !!!


 PT. KEMBANG LANGIT

(JL. RAYA TUTUGAN ,HARUMAN,KEC LELES,KAB.GARUT,JAWA BARAT)

  Bagi anda yang berminat menjadi  
CABANG  KLINIK PERTANIAN ORGANIK ,diseluruh Indonesia
Silahkan menghubungi  Kami di 0262 245 8068 atau
ke Bpk. RUSLI  GUNAWAN no telp 0813 2321 8330-0877 2452 8795
untuk  tehnis bisa kontak ke Ir. Jauharman 0812 2293 2134-0877 2472 2904

CABANG KLINIK PERTANIAN ORGANIK kami di Daerah
Singaparna , Tasikmalaya Jawa Barat:  Bp. Ajengan Karom  0853 2335 5166
Medan, Sumatera Utara : Bp. Mulyono  0852 9725 3737  dan
Bp. Herianto  0852 6051 5861
Aceh : Bp. Syafii  0852  6213 3073
Payakumbuh,Sumatera Barat : Sdr. Tommy H.  0852 6364 0072
Batam : Ir. Misbah K. Marbun 0778-7201-705 atau ke 0821 7120 3073
Bolaang Mongondow,Sulawesi Utara : Bp.Bripka  Harry C.  0852 4036 0626
Samarinda,Kalimantan Timur :  Bp.M.A. Darajat S.T.  0813 2387  7197  dan
Bp. S.W. Purnama S.E.  0813  2021 4488
Banyuwangi, Jatim  Bp. Ir. Idris 0852 2199 3888


Kamis, 06 Oktober 2011

KERITING DAUN.....KEMBALI PULIH,HINGGA BERHASIL PANEN


A.1.Kembali kami tampilkan hasil penerapan oleh salah seorang Mitra kami dari Kec. Idi Timur,Kab.Aceh Timur
A.2.Kondisi tanaman,awal pengamatan,pada awal bulan Agustus 2011.
(A.1-A.5),keadaan daun sangat parah...tunas-tunas daun mengalami,Keriting Daun
A.3.Kondisi tanaman sudah sangat parah,bahkan sepertinya siap dicabut...
A.4.Apabila kurang tepat dalam penanganannya,kondisi tanaman yang demikian biasanya justru tambah keriting
A.5.Pemberian pupuk Kimia yang tinggi dan Akarisida/Insektisida kimia yang dicampur dengan Pupuk Daun,malah justru efeknya berbalik "Negatif"(hal ini telah kami paparkan dibagian lain)

B.1. Dengan menerapkan berbagai tehnik yang telah kami jelaskan,akhirnya 2(dua) bulan setelah perlakuan,hasilnya seperti pada gambar B.1- B.9 (pengamatan pada awal bulan Oktober 2011)
B.2.Bahkan sampai saat ini,telah berhasil panen 7 (tujuh) kali
B.3.Tunas-tunas yang awalnya sudah "parah", kembali membuka...,buah cukup lebat
B.4.Langkah-langkah yang kami lakukan  dalam kondisi "EMERGENCY"adalah sebagai berikut:
i. Melakukan penyemprotan Insektisida Alami,PROTEK-tan, 3 cc per liter air,dengan Interval
4(empat) hari sekali (bahkan bisa kurang,melihat kondisi/tingkat ke"parah"an tanaman cabe.
ii.Kami masih menyarankan penambahan Fungisida Sistemik,walaupun dengan dosis yang rendah
iii. Untuk pengendalian KUTU DAUN/Myzus persicae,kami juga masih menyarankan penggunaan Insektisida kimia, dengan dosis rendah,itupun bila ada serangan
B.5.Mungkin anda bertanya,koq masih pakai PESTISIDA KIMIA?
Jawabannya,kami berupaya FAIR,dan mengungkapkan APA ADANYA,dan tidak ingin termasuk 
GOLONGAN KOMPENI (KELOMPOK PENIPU PETANI).  Kami tidak ingin berlebihan,mengungkapkan bahwa produk kami ,adalah PRODUK SUPER, yang tidak lagi memerlukan penggunaan pruduk lain dan sudah bisa tanpa kimia sama sekali.
Tapi pada akhirnya,yang kita pertimbangkan adalah total pengurangan biaya produksi,dan tingkat keberhasilan dari penanggulangan masalah KERITING DAUN tersebut.
B.6.Telah kami ungkapkan,untuk mengendalikan hama trips dan tungau kami tidak lagi menggunakan ABEKTIN,tanpa PUPUK DAUN ,ZAT PENGATUR TUMBUH DAN PEREKAT.
Jadi kalau kita hitung-hitung,besarnya biaya yang bisa kita tekan,sangat BESAR,walaupun ada sedikit penambahan fungisida dan insektisida kimia.
B.7.Buah tetap stabil dan panjang-panjang,dalam kondisi tanaman yang sudah 7 kali panen
iv.Untuk mengendalikan Hama LALAT BAUH,kami menyarankan penyemprotan PESNATOR
B.8. v. Selain itu,langkah PENGECORAN,PROTEK-tan,betul betul kami PRIORITASKAN
B.9.Inilah kondisi tanaman,setelah buah yang "merahnya"dipetik. Kondisi tanaman  ,masih hijau segar( walaupun awalnya seperti yang anda lihat pada Gambar A.1 -A.5)dan tunas tunas,masih siap ,"membuka". Kondisi tanaman setelah petik/panen ke 7.
vi. Ada yang kami,sangat waspadai adalah pemberian PUPUK KIMIA,kadarnya tidak terlalu banyak (tidak lebih dari 3 kg) per drum 200 liter air.

 PT. KEMBANG LANGIT

(JL. RAYA TUTUGAN ,HARUMAN,KEC LELES,KAB.GARUT,JAWA BARAT)

  Bagi anda yang berminat menjadi  
CABANG  KLINIK PERTANIAN ORGANIK ,diseluruh Indonesia
Silahkan menghubungi  Kami di 0262 245 8068 atau
ke Bpk. RUSLI  GUNAWAN no telp 0813 2321 8330-0877 2452 8795
untuk  tehnis bisa kontak ke Ir. Jauharman 0812 2293 2134-0877 2472 2904

CABANG KLINIK PERTANIAN ORGANIK kami di Daerah
Singaparna , Tasikmalaya Jawa Barat:  Bp. Ajengan Karom  0853 2335 5166
Medan, Sumatera Utara : Bp. Mulyono  0852 9725 3737  dan
Bp. Herianto  0852 6051 5861
Aceh : Bp. Syafii  0852  6213 3073
Payakumbuh,Sumatera Barat : Sdr. Tommy H.  0852 6364 0072
Batam : Ir. Misbah K. Marbun 0778-7201-705 atau ke 0821 7120 3073
Bolaang Mongondow,Sulawesi Utara : Bp.Bripka  Harry C.  0852 4036 0626
Samarinda,Kalimantan Timur :  Bp.M.A. Darajat S.T.  0813 2387  7197  dan
Bp. S.W. Purnama S.E.  0813  2021 4488
Banyuwangi, Jatim  Bp. Ir. Idris 0852 2199 3888