Kamis, 25 Agustus 2011

MENGATASI KUTU KEBUL,PADA TOMAT DAN MENTIMUN

Hasil aplikasi pada tanaman  Tomat dan Mentimun,hasilnya bisa dilihat pada gambar-gambar dibawah ini.
Daun kebiru-biruan,tebal,lentur dan Buah yang lebat
Salah satu hama utama yang menyerang Tomat dan Mentimun adalah
Kutu kebul/kutu putih/Bemisia tabaci, yang  termasuk hama tanaman yang "bandel"
Beberapa janis Insektisida kimia yang digunakan pada umumnya,hama tersebut,masih saja beterbangan
Memang pada saat disemprot,hama tersebut "pergi" untuk sementara waktu,tetapi setelah itu datang lagi
Tehnologi  yang kami kembangkan,dengan sistem REPELLEN (Penolakan hama) dan ANTIFEEDEN(hama tidak mau makan),ternyata efektif untuk mengatasi hama jenis ini
Hasil aplikasi PROTEK-tan dan PESNATOR ,dengan dosis masing masing 3 tutup per tangki 17 liter
hasilnya,bisa dilihat pada tanaman Tomat,diatas.

Hasil pantauan kami pada tanggal 22 Agustus2011,hasilnya daun lebar-lebar,tebal  dan bebas serangan hama
kutu kebul.

Selain pada tomat,kutu kebul juga biasanya menyerang tanaman Mentimun,serangan yang berat biasanya
menyebabkan daun menjadi kering
Namun pada tanaman ini,nampak segar bugar,tidak terserang hama kutu kebul
Bunga yang lebat ini,hasil aplikasi PROTEK-tan dan PESNATOR,tanpa menggunakan
PUPUK DAUN,PUPUK BUNGA,ZPT/HORMON PERTUMBUHAN dan TANPA PEREKAT LAGI
Selain itu,ada satu jenis hama lagi yang cukup menggangu yang biasa menyerang tanaman mentimun,yaitu
PENGGOROK DAUN/Lyriomyza sp.Hama ini  menyerang dan membentuk garis-garis seperti" jalan"
Hama jenis ini,karena menggorok didalam daun,umumnya sulit dikendalikan bila dengan sistem kimia
karena larva hama berada didalam daun.Sedangkan dengan sistem PENOLAKAN dan ANTIFEEDEN
TERNYATA HAMA SEJAK AWAL DIKONDISIKAN TIDAK MAU HINGGAP
BAGAIMANA SIMPEL KAN ???
 PT. KEMBANG LANGIT

(JL. RAYA TUTUGAN ,HARUMAN,KEC LELES,KAB.GARUT,JAWA BARAT)

  Bagi anda yang berminat menjadi  
CABANG  KLINIK PERTANIAN ORGANIK ,diseluruh Indonesia
Silahkan menghubungi  Kami di 0262 245 8068 atau
ke Bpk. RUSLI  GUNAWAN no telp 0813 2321 8330-0877 2452 8795
untuk  tehnis bisa kontak ke Ir. Jauharman 0812 2293 2134-0877 2472 2904

CABANG KLINIK PERTANIAN ORGANIK kami di Daerah
Singaparna , Tasikmalaya Jawa Barat:  Bp. Ajengan Karom  0853 2335 5166
Medan, Sumatera Utara : Bp. Mulyono  0852 9725 3737  dan
Bp. Herianto  0852 6051 5861
Aceh : Bp. Syafii  0852  6213 3073
Payakumbuh,Sumatera Barat : Sdr. Tommy H.  0852 6364 0072
Batam : Ir. Misbah K. Marbun 0778-7201-705 atau ke 0821 7120 3073
Bolaang Mongondow,Sulawesi Utara : Bp.Bripka  Harry C.  0852 4036 0626
Samarinda,Kalimantan Timur :  Bp.M.A. Darajat S.T.  0813 2387  7197  dan
Bp. S.W. Purnama S.E.  0813  2021 4488
Banyuwangi, Jatim  Bp. Ir. Idris 0852 2199 3888

Rabu, 24 Agustus 2011

PERTUMBUHAN YANG PESAT DALAM 5(LIMA) HARI...,TERHINDAR KERITING DAUN/ HAMA TRIPS

Hasil lanjutan yang kami pantau di wilayah Banyuresmi Garut,perkembangannya terlihat dibawah ini
Maaf,sekali lagi kami ungkapkan,kami menerapkan/mensosialisasikan tehnik -tehnik ini dengan
PRAKTEK LANGSUNG

A.1.Pengambilan gambar diatas ini,pada tanggal  23 Agustus 2011,kita pantau waktu mundur,kondisi tanaman awalnya,demikian
A.2.Pengambilan gambar ini pada tanggal 18 Agustus 2011,selisihnya hanya 5 hari dengan gambar A.1.
Pertumbuhan yang cukup pesat, dan yang menjadi catatan, kami sama sekali TIDAK menggunakan
ZPT/GIBERELIN /HORMON PERANGSANG KIMIA lagi,bahkan pemberian pupuk kimia NPK hanya sedikit sekali
Bahkan untuk,tanaman usia demikian,takaran NPK yang kami gunakan kurang dari 1kg per drum 200 liter
A.3.Gambar  diatas, diambil pada tanggal 23 Juli 2011,berarti satu bulan ke posisi tanaman A.1
B.1.Usia tanaman diatas,baru sekitar 1 bulanan...dengan pemberian PROTEK-tan,melalui semprotan dan pengecoran Hal ini kami lakukan untuk memacu
pertumbuhan tunas -tunas dan akar,agar tanaman tidak keriting
B.2.Gambar diatas ini,bisa kita lihat , kondisi mundur 5 hari dari gambar sebelumnya( silahkan dibandingkan perkembangan dari Gambar B.1. ke gambar B.2.) Terlihat percepatan pertumbuhan tanaman.Gambar ini diambil,masih dalam lokasi yang sama...
B.3.Bisa kita perhatikan 14 hari sebelumnya, kondisi tanaman belum rimbun,kecil dan pendek.
C.1.Kami berupaya secara sungguh- sungguh,untuk menghindari penggunaan Insektisida/akarisida KIMIA
Kami  menggunakan hanya PROTEK-tan dan PESNATOR,sebagai pengendali hama  TRIPS/PENYEBAB KERITING DAUN,LALAT BUAH dan HAMA ULAT.
C.2. Kalau kita perhatikan,daun-daun terbawah(daun pertama)masih utuh,hal yang jarang terjadi apabila menggunakan KIMIA MURNI(biasanya daun pertama sudah berwarna kuning)
C.3. Inilah kondisi tanaman,pada saat awal tanam,gambar pada tanggal 23 Juli 2011,berarti satu bulan  ke saat pengambilan gambar C.1


TIM PT. KEMBANG LANGIT
  Bagi anda yang berminat menjadi  agen diseluruh Indonesia
Silahkan menghubungi KANTOR KAMI  02622458068 atau
ke Sdr. RUSLI  GUNAWAN no telp 081323218330-087724528795
untuk masalah tehnis bisa kontak ke Ir. S, Jauharman 081222932134-087724722904

Selasa, 23 Agustus 2011

HASIL- HASIL LANJUTAN,MENGATASI KERITING DAUN (HAMA TRIPS) PADA CABE ,TEHNIK ALAMI versus KIMIA MURNI

Tehnik yang kami kembangkan ini memang terbilang baru,perlu upaya yang BERKESINAMBUNGAN untuk
memperkenalkan/mensosialisasikan tehnik ini kepada petani.
Pada umumnya petani sudah terbuai dengan tehnik kimia selama berpuluh-puluh tahun yang lalu
SUDAH TERLALU "MENDARAH DAGING"
A.1.Tapi kami tidak berkecil hati,bahkan sangat optimis suatu waktu,petani kita akan menyadari
ada yang salah dalam konsep/ pola pertanian kita
A.2. Bisa anda,perhatikan lokasi tidak berpindah,dalam waktu 10 hari ,perkembangannya sedemikian

A.3. Daun mulai melebar,dan terhindar dari keriting daun...Tehnik yang digunakan adalah tehnik ALAMI
B.1.Dari posisi yang lain,Bisa diperhatikan pertumbuhan awalnya...(Gambar diambil tgl 10 Agustus 2011)
Konsep pertanian yang ada sekarang adalah...menggunakan Insektisida kimia,yang cara kerjanya
MEMATIKAN HAMA....,KENAPA HARUS DIMATIKAN YAA kalau BISA DENGAN SEKEDAR DITOLAK?

B.2.Kita perhatikan lagi,pada tanggal 20 Agustus 2011,perkembangannya dalam 10 hari (B.1)
Dengan sistem tehnik kimia ini ternyata berdampak NEGATIF, yaitu HAMA MENJADI RESISTEN...
B.3.Sedangkan dengan tehnik kami,hama tidak dimatikan,tetapi hanya dibuat "TIDAK MAU"...
Sederhana kan? dan yang terpenting...Tidak akan ada efek RESISTENSI/KEKEBALAN
B.4.Pengambilan gambar diatas ini,pada saat terik...,namun bisa anda lihat ...hasilnya
Tidak nampak ada gejala keriting daun...
B.5.Kita lihat tanaman dari dekat...,cukup menggunakan PROTEK-tan saja,untuk mengatasi KERITING
C.1. Buah lebat...,dan untuk mengatasi LALAT BUAH,kami gunakan PESNATOR

 Gambar -gambar dibawah ini(D.1 s.d D.5.) adalah hasil aplikasi dari salah satu perusahaan PESTISIDA ASING yang  terbesar di Indonesia
yang sedang melakukan DEMOPLOT,disuatu wilayah yang tempat nya kami rahasiakan (Sebagai bentuk ETIKA SEMATA)
 D.1.Lolasi percontohan ini memang di disain untuk acara TEMU TANI,untuk di ekspos ke para petani
 D.2.Pada percontohan demplot ini,produk yang digunakan ada 8 macam insektisida dan 5 macam fungisida
Kami tidak ada kewenangan menilai dan mengomentari,kami persilahkan anda yang menilainya

D.3.Pada PAPAN DEMPLOT ini tertera Varietas Cabe,dan jenis-jenis PESTISIDA YANG DIGUNAKAN (PRODUK yang  digunakan , hanya dari SATU PERUSAHAAN)
D.4.Apabila ada 13 pestisida yang digunakan,tinggal berhitung berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh petani?
 D.5.Hanya ada  pertanyaan  lain yang menganjal,APAKAH HAMA SUDAH KEBAL ?


MASIH  DALAM SUASANA AGUSTUSAN,APAKAH KITA MAU TERUS TERJAJAH OLEH BANGSA ASING?DALAM HAL INI DIJAJAH OLEH  PRODUK PRODUK ASING?

MERDEKA  ATAU MATI (DI RACUN)!!!
\
 TIM PT.KEMBANG LANGIT
Bp. RUSLI GUNAWAN  081323218330
Ir.S. Jauharman  081222932134

Senin, 22 Agustus 2011

PENGENDALIAN HAMA KUTU KEBUL (sebagai vektor VIRUS Kuning/Gemini)

HAMA KUTU KEBUL/KUTU PUTIH (Bemisia tabaci),merupakan salah satu hama yang bandel...
Bahkan berdasarkan pengamatan kami,aplikasi beberapa jenis insektisida tidak efektif (lagi),untuk mengendalikan hama tersebut. Gejala yang kami amati dilapangan,beberapa saat setelah insektisida KIMIA,di semprotkan,memang kutu tersebut pergi,tetapi beberapa saat kemudian datang dan hinggap lagi pada tanaman.  Bahkan pada saat penyemprotan pada suatu lokasi belum selesai...IRONIS SEKALI...
Tanaman inang kutu kebul,antara lain,cabai,tomat terong,padi dan keluarga Timun-timunan (Cucurbitae) 
Saat ini tanaman timun-timunan seperti Mentimun,Semangka dan Melon,menjadi Tanaman Inang  Utama dari Kutu Kebul
Pada mentimun,inilah hasil aplikasi PROTEK-tan dan PESNATOR,....
Tanaman timun ini sudah panen/petik dua kali
Kutu kebul, termasuk famili Aleyrodidae,Ordo Homoptera,selain sebagai vektor Virus  kuning/Gemini,juga merusak secara langsung dengan mengisap cairan daun tanaman,selain itu ekskresi dari kutu kebul ini menggeluarkan "madu" yang merupakan media yang baik untuk tumbuhnya JAMUR /CENDAWAN EMBUN JELAGA yang berwarna HITAM.  Hal ini tentunya menyebabkan proses fotosintesis berlangsung tidak sempurna/terhambat. Ternyata komplek juga yaa...dampaknya


emisia tabaci
termasuk dalam famili Aleyrodidae, ordoHomoptera (Kalshoven, 1981 ).  Selain sebagai vektor, kutu kebul juga dapatmerusak tanaman secara langsung.
Pengamatan kami,hasilnya,daun hijau kebiru-biruan,dan mengkilat,bersih dari serangan hama kutu kebul. Sedangkan bunga dan buah sangat lebat
Kutu kebul merupakan serangga vektor utama sebagai penular Virus Gemini/kuning/bulai
Dari pengamatan ini,perkembangan dari bunga kurang lebih 95 %,menjadi buah
Adanya lapisan Lilin,pada permukaan Kutu Kebul menyebabkan hama ini sulit,dikendalikan apabila tergetnya dengan MEMATIKAN HAMA.
Kami sudah tidak menggunakan lagi pupuk daun dan pupuk buah.
Oleh karena itu dengan tehnik pengendalian yang berbeda,dengan PESTISIDA KIMIA,yaitu dengan mengkondisikan agar,tanaman menjadi "media" yang tidak nyaman RASANYA untuk di'NIKMATI" oleh kutu kebul.
 PESNATOR,dalam hal ini berfungsi sebagai, PENOLAK HAMA KUTU KEBUL/KUTU PUTIH Sedangkan PROTEK-tan berfungsi sebagai PUPUK DAUN,PUPUK BUAH,PEREKAT DAN ZPT 
Selain itu PESNATOR,BERFUNGSI juga SEBAGAI PENGENDALI ULAT
Untuk pengendalian  hama kutu daun/Aphids(hama yang berwana hitam agak coklat)
pengendaliannya masih diperlukan insektisida kimia  SEDIKIT  SEKALI DAN CUKUP SEKALI SAJA
Sedangkan untuk pengendalian bercak daunnya kami menggunakan POCAniL DAN ANTRACOL
dengan perbandingan yang sama (MASING -MASING SATU SENDOK per TANGKI 17 liter)


 Dari lokasi yang lain, dibawah ini tanaman sudah 5 kali panen

 Walaupun sudah 5 kali panen,daun-daun yang tua (daun-daun terbawah) masih hijau
 Ukuran daun yang lebar-lebar , tampak hijau kebiru biruan dan tebal(ciri-ciri tanaman yang sehat)
Pertumbuhan tunas tunas yang pesat...
Bisa diperhatikan lebatnya bunga...,TANPA PUPUK DAUN,PUPUK BUAH DAN ZPT LAGI
Dan yang terpenting lagi KUTU KEBUL dapat dikendalikan tanpa mematikan hamanya
Cukup dengan mengkondisikan agar RASA tanaman, JADI TIDAK "ENAK" untuk dihinggapi.
SIMPEL ...TERNYATA TEMAN !!!

MENGATASI HAMA TRIPS DAN TUNGAU (KERITING DAUN) PADA VARIETAS CABE BESAR

Setelah berhasil mengatasi  KERITING  DAUN pada tanaman cabe rawit dan cabe keriting
kali ini kami tampilkan uji terap pada tanaman cabe besar
Uji terap kami lakukan di wilayah TASIK MALAYA,salah satu sentra cabe besar di JAWA BARAT
Bisa dilihat tunas -tunas tanaman subur,dan tidak terkena keriting daun
Pada saat ini memang masa sulit,air menjadi barang yang 'langka'
Varietas yang digunakan "PERSADA"
Kami bersyukur,pertumbuhan cabe sudah lebih dari satu meter
Buah nya juga sudah mulai tampak,usia tanaman sekitar dua bulanan
Kondisi tanaman ini awalnya pun terkena gejala keriting daun
Kondisi nya sekarang mulai pulih...
Buah lebat,walaupun tanah...kekeringan...,mudah mudahan air segera...ada...
Untuk memacu tunas-tunas dan menghindari keriting daun,kami gunakan PROTEK-tan,secara disemprot dan dicorkan ke akar
Untuk mengendalikan LALAT BUAH,kami menggunakan PESNATOR,sedangkan untuk mengatasi PATEK/busuk buah nya,kami menggunakan POCAniL  yang dicampur ANTRACOL (sedikit)


Dibawah ini ,merupakan gambar hasil aplikasi dari SALAH SATU PERUSAHAAN KIMIA
yang diambil pada tanggal 22 Agustus 2011,hasilnya ,kami persilahkan anda yang menilai
Gambar tanaman ini,dirancang untuk TEMU TANI,artinya memang untuk diekspos ke petani
Ini lah.. hasil...aplikasi... dari penggunaan produk produk kimia tersebut
Pruduk yang digunakan, 8 jenis insektisida/akarisida dan 5 jenis fungisida...
SILAHKAN DIHITUNG BERAPA BIAYA YANG DIGUNAKAN....
kalau sudah begini...PETANI ,TINGGAL MENENTUKAN SIKAP SAJA....

TIM P.T. KEMBANG LANGIT
Bp. Rusli Gunawan  081323218330
Ir. S. Jauharman 081222932134