Rabu, 29 Juni 2011

' TOUR THE KALTIM' dari PENAS (PEKAN NASIONAL) PETANI DAN NELAYAN, TENGGARONG KALTIM

UNTUK MENGHADIRI ACARA PENAS(PEKAN NASIONAL PETANI DAN NELAYAN )
YANG DIHADIRI KURANG LEBIH 30 RIBU PETANI DAN NELAYAN DARI SELURUH INDONESIA YANG DISELENGGARAKAN PADA 18-23 JUNI 2011
Ir.S.JAUHARMAN ,mendampingi pak DIRUT dalam acara tersebut
Perjalanan menuju lokasi,di Tenggarong,Kutai Kertanegara, Kaltim

Kemeriahan acara,yang menurut sumber yang dapat dipercaya menghabiskan biaya ratusan Milyar


Stan Jawa Barat,dengan Mascot Kang Cepot...
Mas Teddy,kang Drajjat dan kang Danny,Tim PT Kembang Langit Area Kaltim,in action
Dirut PT KEMBANG LANGIT Bp Rusli G ,S Jauhar dan Bp.Toni J Kristianto(Ketua Tim Advokasi,Pengusaha Hortikulture seluruh Indonesia)
Kami berharap,acara yang yang mengunakan dana masyarakat yang besar ini ada pengaruh yang positif
bagi petani petani di bumi pertiwi,tidak hanya sekedar Seremonial saja atau sekedar memanfaatkan menggiring Massa dan Suara Petani untuk kepentingan-kepentingan tertentu
Tapi   minimal untuk petani ,ini merupakan acara pesta petani /hiburannya petani dibalik kepenatan sehari-hari
memikirkan harga hasil produksi yang selalu anjlog serta harga pupuk dan obat obat pertanian yang kian melambung.Kalau secara nyata hasil yang didapat....Apa yaa? ....PAMERAN...!!!





Selasa, 28 Juni 2011

KERITING DAUN PADA CABE

Protek-tan,terbukti berhasil mengatasi hama trips,tungau yang menyebabkan keriting daun
Selain itu apabila dicorkan/disiramkan pada akar terbukti pula untuk menekan tanaman yang layu
PESNATOR,bisa mengisi kekosongan insektisida untuk mengendalikan hama LALAT BUAH
Foto dibawah ini adalah hasil aplikasi yang telah kami lakukan,sebagai pembuktian
Aplikasi ini dilakukan oleh,Bp. Bripka Harry,seprang anggota  BRIMOB BOLAANG MONGONDOW
CAYYA CAYYA DARI GORONTALO,MANA JANJIMU KEPADA SAYA
YANG KUINGINKAN BUKAN JANJI YANG KUINGINKAN BUKTI
(salah satu bait lagu,Cayya cayya versi Indonesia)
Hal inilah yang kami lakukan bukan hanya sekedar janji ,tapi kami bersama BRIPKA HARRY
MEMBUKTIKANNYA
Kita melakukan uji coba sejak awal penanaman.Kami tidak  memilih tanaman yang baik pertumbuhannya
pada saat tanaman sudah besar,tetapi kami ikuti perkembangannya dari minggu ke minggu
Dan yang terpenting uji terap PROTEK-tan, dan PESNATOR ini dilakukan oleh PENGUSAHA HORTIKULTURA,yang kami pun belum pernah bertemu secara fisik langsung
jadi jelas tidak ada REKAYASA dalam hal ini.Bp BRIPKA HARRY,merupakan salah satu Mitra kami
diantara sekian banyak pengguna PROTEK-tan dan PESNATOR  yang secara konsisten
menerapkan tehnik PT KEMBANG LANGIT
Tampak hasil dari tanaman yang menggunakan tehnik kami
Sama dengan hasil hasil yang kami lakukan selama ini,tinggi tanaman mencapai tinggi orang dewasa.
Cuma sekarang bedanya ada di wilayah nun jauh di sana yang kami pun belum pernah ketempat tersebut
Kami hanya berkomunikasi via telpon dan email
Bp. Bripka in action di samping tanaman cabenya
Hasilnya  kami syukuri,trips tungau dapat diatasi
Yang terkena,Layu fusarium,hanya 4 tanaman dari total 30.000 tanaman
LALAT BUAH,DAPAT DITANGGULANGI,PATEK JUGA NYARIS"TAK TERDENGAR"
Ini hasil nya,buah yang lebat,menjelang panen
Bahkan kami sendiri kaget dan salut melihat hasil buah yang sedemikian...betul betul diluar dugaan kami
Bahkan secara berguyon kami katakan, nanti petani petani Garut akan belajar kepada Pak BRIPKA
Bahkan kalau diperhatikan,dibandingkan daun,lebih banyak BUAHNYA
Saking semangatnya,Pak Harry sekarang disusul lagi menanam cabe yang berumur satu bulan
Yang dibawah ini,tanaman susulan yang ditanam pada tanggal 18 Mei
tanaman susulan sudah mulai belajar berbuah
Kami terus secara konsisten untuk memasyarakatkan tehnik pengendalian hama dan penyakit secara ALAMI

Sabtu, 25 Juni 2011

HASIL UJI PENGENDALIAN HAMA TRIPS TUNGAU(PENYEBAB KERITING DAUN CABE) DISAAT CUACA EKSTRIM PANAS

Lokasi uji kami yang lain adalah,masih di Dano,tepatnya kp.Los, Kec Leles. 
Gambar diatas adalah pada saat awal awal penanaman.Sebagai patokan adalah Ada Pohon besar dibelakang
Pada pertengahan bulan Juni 2011,hasilnya sbb {lokasi msih tetap,ada pohon dibelakang}
Saat ini kami makin yakin bahwa dengan tehnik REPELLEN,ternyata hama trips tungau dan lalat buah
dapat dikendalikan.Tidak perlu hama tersebut dikejar kejar dan dibunuh
Meminjam istilah Gus DUR,ngitu aja koq repot...
Dengan tehnologi yang kami kembangkan,ternyata hama tidak mau mendekat apalagi makan
Sebenarnya dalam keseharian pun sebenarnya sudah banyak kita gunakan yaitu mengendalikan nyamuk,dengan
AUTAN,SOFFEL ATAU LAVENDA,TOH TIDAK MUTLAK  disemprot PAKAI BAYGON KAN?
Ternyata dengan konsep Pertanian Alami  lebih,menjanjikan...,tidak ada resistensi/kebal,tidak ada residu dan
yang penting lagi  HARGANYA TIDAK MENCEKIK LEHER PETANI
Buah dan tanaman Lebat sekali
PROTEK-tan dan PESNATOR,bisa dibandingkan dengan insektisida berbahan aktif
ABAMEKTIN  dan PREPONOFOS
Dengan mengkombinasikan antara penyemprotan dan pengecoran  PROTEK-tan,hasilnya sedemikian
Selain itu,kita tak perlu lagi menggunakan PUPUK DAUN,PUPUK BUAH,ZPT dan PEREKAT
Sepertinya agak berlebihan yaa...tapi inilah yang kami terus uji terapkan dan ingin membuktikannya
Penjabarannya sebagai berikut,dari tanaman di ekstrak daunnya,bunganya dan tunas tunasnya
dan di kembalikan ketanaman hasilnya bisa berfungsi sebagai PUPUK DAUN,PUPUK BUNGA DAN
HORMON/ZPT(yang banyak terkandung  pada tunas-tunas tanaman)
Menjelang panen berikutnya, hasilnya buah... lebat,dan tunas tunas tidak keriting
Jejeran bunga dan buah begitu lebatnya
Tinggi tanaman mencapai tinggi orang dewasa
Sedangkan,dibawah ini adalah hasil - hasil aplikasi yang menggunakan PUPUK KIMIA  dan PESTISIDA KIMIA
secara MURNI
Daun tampak menguning,keriting dan ada gejala layu dan patek
Selamat mencoba tehnik ini  !!!

Rabu, 15 Juni 2011

PENGENDALIAN HAMA TRIPS DAN TUNGAU (PENYEBAB KERITING DAUN CABE) DISAAT MUSIM KEMARAU

Kembali kami tampilkan,Gambar awal pada saat uji terap mulai diamati
Gambar dibawah ini,diambil tanggal 15 juni 2011 kondisi tanaman sudah panen tiga kali petikan
Kondisi cuaca pada saat ini di wilayah uji terap,sudah hampir satu bulan tidak turun hujan
Pembanding selalu kami lakukan,sebelah kanan (ada drum hijau) masih menggunakan tehnik KIMIA
Sedangkan sebelah kiri,menggunakan sistem organik,namun bila diperlukan masih menggunakan sedikit ,baik pupuk atau fungisida KIMIA
Dalam hal ini kami tidak sama sekali,melakukan REKAYASA. Kondisi tanaman KIRI dan KANAN
Sangat berbeda,kondisi tanaman yang menggunakan tehnik KIMIA murni, kondisinya "merana"
Kami selalu mengibaratkan dengan TUBUH MANUSIA,apabila terus menerus mengkonsusi, Makanan KIMIA
Apa yang terjadi?
Gambar diatas masih pada lokasi yang menggunakan Pestisida KIMIA MURNI,dan PUPUK KIMIA
Ini adalah hasil kombinasi antara ORGANIK dan KIMIA,dengan MEMPRIORITASKAN ORGANIK
Kami juga memberikan "PATOKAN",dalam pengambilan gambar. Dalam hal ini Patokan kami adalah
"RUMPUN BAMBU" diatas sana
Sekali lagi kami memberikan pembanding,silahkan untuk dinilai
Kami mengambil gambar dari sisi kanan kebun,PATOKAN RUMPUN BAMBU DI BELAKANG
tetap ada. Nah ini hasil nya...,Tanaman berbuah lebat,dan tingginya...
Ini hasil Aplikasi PROTEK-tan dan PESNATOR,yang efektif dalam mengendalikan hama trips dan tungau
Pada kondisi alam yang panas dan kurang air seperti sekarang, pada umumnya tanaman mudah sekali
terserang KERITING DAUN,namun dengan tehnik dari kombinasi antara semprotan dan pengecoran
Hasilnya seperi diatas ini
Buah tumbuh dimana mana,dari bawah sampai atas...
Tanaman ini sudah tiga kali panen. Kenapa penggunaan PROTEK-tan dan PESNATOR
yang berbahan alami hasilnya sedemikian? Mari kita berlogika lagi,pada saat musim panas,tanaman perlunya
tentu "makanan yang Adem-adem/dingin",sementara apabila diberi yang KIMIA,tentunya cenderung PANAS
Sudah tentu,disaat kondisi cuaca panas di semprot dengan dari atas PESTISIDA KIMIA,YANG PANAS
TERUS DARI BAWAH DIBERI CORAN PUPUK KIMIA YANG DINGINNYA SEPERTI ES
Silahkan anda merenungkannya....jadi selama ini pertanian kita telah SALAH KONSEP  !!! 
Anda bisa melihat,walaupun tanaman di tumpangsarikan antara Cabe Keriting dan cabe rawit,hasilnya tetap PRIMA,tidak mengecewakan petani....
Dua gambar dibawah ini sebagai pembanding. Tanaman dibawah ini masih menggunakan kimia Murni
 Tanaman tampak keriting dan Layu
INILAH HASIL DARI TEHNIK PERTANIAN KIMIA
Kami sekedar mengajak sampai kapan kita salah urus dengan pertanian kita???