Senin, 30 Mei 2011

PENGENDALIAN KERITING DAUN PADA CABE

Kondisi awal tanaman.
Kami sengaja lebih memprioritaskan menampilkan hasil hasil pengamatan kami dilapangan dibandingkan terlalu banyak berteori.Karena pada umumnya petani ingin melihat hasil bukan sekedar teori/janji
Pengamatan ke-2
Pengamatan ke-3
Pengamatan selanjutnya,Sebagai patokan adanya "Rumpun" bambu di Belakang/Atas
Tanaman subur,tidak terlalu terganggu Serangan hamaTrips/Tungau
Buah sangat Lebat
Serangan trips /tungau yang berat pada umumnya,jangankan terbentuk bunga dan buah,tunas-tunasnya saja tidak akan berkembang.Sedangkan hasil aplikasi  PROTEK-tan dan PESNATOR,hasilnya sangat jelas
Kondisi alam yang ekstim,yang kadang panas,kadang hujan,pada umumnya makin mempercepat terjadinya serangan hama trips/tungau.Namun dengan sistem pengendalian hama secara  Organik,ternyata ampuh untuk mengendalikan hama tersebut

Tinggi tanaman sudah  mencapai 2 meter an,dan hasilnya,tampak jelas terutama buahnya yang lebat
 2 GAMBAR DI BAWAH INI ADALAH PEMBANDING,TANAMAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN PROTEK-tan dan PESNATOR
 1.Tunas tunas seperti "buntu"
 2.Dibeberapa titik bahkan sudah sudah  ada yang layu
BANDINGKAN DENGAN HASIL DIBAWAH INI YANG MENGGUNAKAN PROTEK-tan dan PESNATOR,ANDA YANG MENILAINYA
Hasil diatas ini hanya menggunakan PROTEK-tan,sebagai pengendali hama trips dan tungau,yang menyebabkan keriting daun
Juga tidak lagi menggunakan PUPUK DAUN
Untuk memacu pertumbuhan/ perkembangan bunga dan buah,ini juga sudah tidak menggunakan PUPUK BUAH lagi,cukup dengan PROTEK-tan
Zat pengatur tumbuh,seperti GIBERELIN,AUXIN DAN SITOKININ juga tidak diperlukan lagi
PEREKAT/PERATA ,juga tidak diperlukan....
Lima fungsi diatas,cukup di "hendle" dengan PROTEK-tan SAJA
Inilah kelebihan PESTISIDA ORGANIK PROTEK-tan,tidak perlu banyak produk lagi,paling yang diperlukan sebagai tambahan sedikit fungisida,itupun HANYA SEDIKIT
sangat hemat kan?
Sedangkan untuk mengatasi HAMA LALAT BUAH DAN ULAT,yang kami gunakan adalah
PESNATOR
Buahnya.....SANGAT LEBAT,karena dengan konsep pestisida nabati sebenarnya selain bersifat MENOLAK HAMA juga sebagai pupuk/ buah daun dan mengandung hormon alami
Bisa anda perhatikan gambar diatas,sementara banyak sekali informasi, dari berbagai wilayah di Indonesia,dibulan MEI 2011 ini kondisi tanaman terserang hama trips dan tungau yang menyebabkan keriting daun
Disaat bulan Mei ini pada umumnya tanaman sangat sulit perawatannya,bunga rontok dan daun kriting,kami mempunyai percontohan yang sangat subur perkembanganya
BANDINGKAN DENGAN SISTEM PENGENDALIAN HAMA SECARA KIMIA MURNI?

Kamis, 05 Mei 2011

TEHNIK MENGATASI CABE TRIPS dan TUNGAU(PENYEBAB KERITING DAUN PADA CABE)

Mengatasi tanaman yang terserang kriting daun,memang perlu penanganan yang ekstra.
Apabila salah dalam penanggulangannya yang terjadi adalah tanaman tambah parah dan tanaman menjadi kerdil.
Dalam prakteknya sehari hari,kita temui petani sudah menyemprot tanamannya dengan insektisida/akarisida
namun yang terjadi tanaman belum juga nampak pulih kondisinya .Kenapa ini terjadi?
Padahal petani sudah mengeluarkan biaya yang besar untuk membeli "RACUN"
Secara fisiologis,terjadinya kriting daun antara lain adalah akibat berkurangnya kadar air pada daun,hal ini 
bisa terjadi karena terisapnya cairan-cairan oleh hama trips atau tungau
oleh karena itu perlu kiranya,sesegera mungkin digantikan cairan-cairan tanaman yang telah terisap tersebut
selain tentunya mengendalikan hamanya
Namun dalam hal ini ada satu dilema yang secara tidak disadari/secara sadar,kita telah salah dalam mengaplikasikan suatu produk pestisida kimia.
Lebih jelasnya demikian,untuk mengendalikan hama trips/tungaunya kita perlu insektisida/akarisida
sedangkan untuk menggantikan cairan yang di isap trips kita perlu pupuk daun/zat pengatur tumbuh. sementara 
apabila kedua bahan ini dicampurkan tentunya sedikit/banyaknya terjadi suatu reaksi kimia
sehingga salah satunya ada yang "terkalahkan",apakah  itu insektisidanya atau pupuk daun/ZPT nya yang "kalah".
 Masih mending apabila yang "kalah"adalah pupuk daun/ZPT nya tetapi
yang sangat disayangkan adalah, apabila yang "kalah" reaksinya adalah  akarisida/insektisidanya
sudah biaya nya mahal reaksinya menurun,bahkan terkadang tidak ada sama sekali.
Semoga bisa jadi solusi, produk kami dibawah ini
Spesifikasi dan fungsi produk bisa dilihat pada awal blog kami
Hasil pengamatan kami dipertengahan bulan mei,hasilnya sbb


 Buah sangat lebat,sementara dibulan Mei ini,tanaman pada umumnya bunganya rontok
Hasil hasil pengamatan lainnya













Berikut ini adalah hasil pemantauan uji terap kami di awal Mei 2011
Hasil hasil dibawah ini tanpa menggunakan lagi pupuk daun/ZPT dan tanpa AKARISIDA


Daun,bunga dan buah sangat lebat


Contoh contoh yang diperlihatkan pak Ii,perihal lebatnya buah


Buah dari bawah sampai keatas sangat lebat
Tinggi tanaman dan lebatnya buah,memuaskan....


Tanaman lebat dan tinggi

 Foto foto diatas merupakan hasil pemantauan di awal Mei
Sedangkan dibawah ini,kita tarik mundur,merupakan foto foto di awal penanaman
pengamatan ada jarak waktu 1.5 bulan dengan foto yang sebelumnya
Kami serahkan kepada anda untuk menilainya
Kami berikan berupa gambar /foto untuk menunjukkan bahwa uji coba terus kami lakukan
dan sekali lagi, kami tidak sedang berteori saja
Hal ini menunjukkan bahwa dengan konsep insektisida organik,ternyata bisa mengendalikan hama Trips,tungau,ulat dan Lalat buah
Semoga bermanfaat...