Rabu, 01 September 2010

Pengendalian Hama Trips, Tungau, Kutukebul, dan Lyriomyza Pada Tanaman Sayuran Secara Organik

          Pengendalian Hama trips, tungau (mite), kutukebul (Bemisia Tabaci) dan Aro/ Leneng/ Penggorok Daun (Liryomiza sp) untuk tanaman sayur-sayuran (kentang, cabe, tomat, dll) secara organik dengan menggunakan produk PROTEK-tan , PESNATOR dan POCAniL

PROTEK-tan

          Pengendalian hama-hama tersebut diatas ternyata dapat diatasi dengan menggunakan tekhnik secara alamiah/ nabati/ organik. Kami dari PT. KEMBANG LANGIT mengeluarkan suatu produk mutakhir dengan konsep dasar pertanian tempo doeloe


          PROTEK-tan bekerja secara Repellen (menolak), sehingga serangga-serangga hama tidak menyukai tanaman yang telah disemprot dengan PROTEK-tan dari AROMA, BAU dan RASANYA.
Konsep ini sangat sederhana apabila dibandingkan dengan tekhnik pengendalian hama secara kimia, yang pada umumnya pengendaliannya secara membunuh/ mematikan hama yang berdampak negatif karena selain mematikan hama juga mematikan musuh alami dari hama.
PROTEK-tan ,berfungsi selain sebagai penolak hama juga berfungsi sebagai PUPUK DAUN PUPUK BUAH, ZAT PENGATUR TUMBUH YANG BERSIFAT ALAMI dan mengandung pula PEREKAT/PENEMBUS.
PROTEK-tan mengandung STABILIZER sehingga bahan-bahan aktifnya tidak mudah terdegradasi (tidak mudah terjadi penurunan reaksi), dan dapat disimpan dalam waktu yang lama.
Dengan tekhnik pengendalian hama tersebut mendorong kepada pengurangan biaya produksi menjadi sangat rendah, bila dibandingan dengan pengendalian hama secara konvensional. Pada saat ini petani harus mengeluarkan biaya tinggi,untuk pembelian insektisida berbahan aktif ABAMEKTIN (1 liter harganya hampir mencapai 1 juta rupiah) plus petani harus pula mengeluarkan biaya untuk pembelian pupuk daun/ buah, ZPT, dan perekat.
Sedangkan dengan tekhnik PROTEK-tan petani dapat menghemat pengeluaran-pengeluaran tersebut.
Anda bisa menghitung sendiri berapa besar pengurangan biaya produksi yang dapat dipangkas dengan produk PROTEK-tan ini.
Dan ini bukan sekedar teori belaka, kami telah melakukan uji coba di beberapa Lokasi di Wilayah Garut, Jawa Barat.

Sebagai ilustrasi kami berikan contoh hasil dokumentasi kami dari PT. KEMBANG LANGIT
  1. Di uji cobakan pada tanaman kentang di Kec. Cikajang Kab. Garut. 
Foto1.Usia tanaman sekitar 30 harian
Ket. Foto (1) :
Kentang usia kurang lebih 30 hari,hanya  satu kali menggunakan insektisida kimia untuk ulat tanah (DECIS).













Foto 2.Usia tanaman sekitar 50 hari
Foto 3. Tanaman sehat setelah penyemprotan PROTEK-tan dan POCAniL 50










Foto 4. Hama Trips dan tungau dapat diatasi
Foto 5. Daun tetap lebar,padahal uji terap ini dilakukan pada saat musim kemarau
Foto 6
Ket. Foto (6) : Kondisi tanaman kentang siap panen. Daun tanaman tidak terserang hama. Usia tanaman lebih dari 90 harian,terlihat daun mulai menguning,ciri tanaman sudah siap panen

Terlihat diatas urutan-urutan perkembangan tanaman kentang yang hanya 1 kali menggunakan insektisida kimia merk DECIS, selanjutnya pengendalian hama hanya menggunakan PROTEK-tan saja. Pengamatan ini  kami lakukan secara kontinyu,mungkin anda berfikir ini agak berlebihan tapi ini bukti, sebagai ilustrasi kedua kami berikan contoh pada tanaman cabe keriting.

     2.  Uji coba Protek-tan dilakukan di Kec. Banyuresmi Kab. Garut.

Ket. Foto (1) :
Anda bisa lihat kondisi tanaman yang agak keriting, daun kekuning-kuningan terserang hama Trips danTungau,sebagai patokan pengambilan gambar,adalah pohon besar disamping kanan ini.
Foto 1
Ket. Foto (2) :
Terlihat tanaman sudah mulai menunjukan perubahan (kondisi agak membaik), setelah aplikasi PROTEK-tan.


Foto 2

Ket. Foto (3) :
Anda bisa melihat perubahan kondisi tanaman setelah beberapa kali aplikasi PROTEK-tan ,PESNATOR dan POCAniL daun melebar, tunas-tunas baru bermunculan, warna daun kebiru-biruan dan tidak keriting lagi. Trips dan Tungau dapat diatasi dengan PROTEK-tan.

Foto 3. Bisa anda perhatikan kami tidak berpindah lokasi pengambilan gambar,masih tetap dengan tanaman yang sama
Uji coba berikutnya anda bisa perhatikan gambar dibawah ini :

Kondisi tanaman cabe yang rusak parah akibat serangan Trips (Foto 1)
Foto 1
       Kondisi mulai agak membaik setalah  penyemprotan PROTEK-tan dan PESNATOR (Foto 2)

Foto 2

Kondisi tanaman pulih kembali/ semakin membaik, daun tidak keriting lagi, dan tunas-tunas berkembang secara normal, Trips dan Tungau dapat diatasi. (Foto 3)
Foto 3
Bisa anda perhatikan betul,lokasi pengambilan gambar,masih dalam sudut pengambilan yang sama
dari foto 1 s.d 3. (tidak bergeser, posisi tetap)

Berikutnya,Uji coba pada daun Cabe yang terserang Virus KUNING/GEMINI:

Kondisi tanaman yang terserang virus KUNING/GEMINI pada umumnya sulit untuk berkembang. (Foto 1)

Foto 1

Kondisi tanaman Cabe berangsur pulih setelah Aplikasi PROTEK-tan.dan PESNATOR (Foto 2)

Foto 2
Hasil-hasil uji coba yang lain :
Lokasi Leles Garut
Photo 1.Tanaman kita pantau sejak awal,sebagai patokan ada rumah jaga/"saung",ditengah-tengah kebun
Photo 2.Pengamatan berlanjut,tanaman mulai berkembang
Photo 3.Kami mencoba tanpa menggunakan lagi pestisida kimia
Photo 4
Photo 5.Tanaman tumbuh subur setelah aplikasi PROTEK-tan,baik secara semprot maupun secara pengecoran ke akar
Photo 6.Tanaman cabe tumbuh subur,dan tidak terserang hama keriting daun


Usia tanaman foto 6, 70 harian, lolos dari serangan hama Trips dan Tungau.
Usia tanaman sekitar 4 bulanan


























































Hasil pemantauan bulan November tanaman sudah berulang-ulang dipanen
nampak tanaman masih hijau dan buah tetap lebat tidak RELATIF AMAN DARI serangan hama .

Hasil lain,di kp.sukarame, desa Margaluyu di wilayah Leles Garut
Photo 1.Pengamatan awal
Photo 2.Pengamatan selanjutnya,tampak daun melebar,walau tidak menggunakan ABAMEKTIN lagi
Photo 3.Bunga dan buah lebat,daun tidak keriting

Photo 4
Tanaman tidak terserang hama kriting daun.
Berikutnya,Hasil uji coba tumpang sari antara cabe kriting dengan kentang.
Photo 1.Pengamatan awal,setelah beberapa kali penerapan PROTEK-tan ,PESNATOR DAN POCAnil
Photo 2.KONDISI SETELAH KENTANG DIPANEN
Walaupun ditumpangsarikan dengan tanaman kentang, nampak perkembangan buah cabai sangat lebat dan tidak terserang hama Trips dan Tungau.



Fungsi PROTEK-tan sebagai pupuk daun/ buah + ZPT bisa dilihat dari hasil berikut ini :


Tanaman cabe rawit dengan kondisi sangat sehat ( daun berwarna kebiru-biruan, tunas-tunas baru berkembang, dan buah yang sangat banyak ).
Uji coba dilakukan di Cigedug Bayongbong Garut. (anda pernah melihat cabe rawit yang tingginya  3 (tiga meter?)bersambung...ke blog bulan Oktober 2010)



Tanaman Paria Super :


Ukuran buah paria yang di luar kebiasaan,ini komentar dari pemilik Paria tersebut, P.Ade
Pengaruh pemberian PROTEK-tan pada tanaman paria. nampak buah paria berukuran sangat besar dan panjang kurang lebih 40 - 45 cm.
Uji coba dilakukan di Banyuresmi Garut
Selama tidak ada serangan ulat pengendalian hama cukup menggunakan PROTEK-tan saja, dengan dosis 3-4 cc per liter air, dengan jarak penyemprotan 4-7  hari sekali.


 PT. KEMBANG LANGIT

(JL. RAYA TUTUGAN ,HARUMAN,KEC LELES,KAB.GARUT,JAWA BARAT)

  Bagi anda yang berminat menjadi  
CABANG  KLINIK PERTANIAN ORGANIK ,diseluruh Indonesia
Silahkan menghubungi  Kami di 0262 245 8068 atau
ke Bpk. RUSLI  GUNAWAN no telp 0813 2321 8330-0877 2452 8795
untuk  tehnis bisa kontak ke Ir. Jauharman 0812 2293 2134-0877 2472 2904

CABANG KLINIK PERTANIAN ORGANIK kami di Daerah
 Tasikmalaya Jawa Barat:  Bp. Itan  081312644922
Aceh : Bp. Syafii  0852  6213 3073
Payakumbuh,Sumatera Barat : Sdr. Tommy H.  0852 6364 0072
Batam : Ir. Misbah K. Marbun 0778-7201-705 atau ke 0821 7120 3073
Bolaang Mongondow,Sulawesi Utara : Bp.Bripka  Harry C.  0852 4036 0626
Samarinda,Kalimantan Timur :  Bp.M.A. Darajat S.T.  0813 2387  7197  dan
Bp. S.W. Purnama S.E.  0813  2021